Hadis bukanlah teks sucl sebagalmana Al-Quran. Namun, hadis selalu menjadi rujukan kedua setelah Al-Quran dan menempati posisi yang sangat penting dalam kajlan kelslaman. Mengingat penulisan hadis dilakukan ratusan tahun setelah Nabi Muhammad SAW wafat, maka banyak terjadi silang pendapat terhadap keabsahan sebuah hadis. Adanya hadis-hadis palsu (moudha), mendorong diadakannya kondifikasi atau …
Bibl.: hlm. 288 - 293
Bibl.:hlm.355-366