Pada periode 1945 - 1949 rakyat Kalimantan selatan bukan saja berhasil mengusir penjajah Belanda melalui perang gerilya, namun secara politis juga mempunyai kontribusi dalam proses integrasi bangsa dan negara.
Penulisan kronik ini, antara lain dijiwai oleh pandangan masa depan sebagai visi serta semangat para tokoh pendiri dan pemimpin provinsi-provinsi di masa awal pendirian sejumlah provinsi di Kalimantan. Sebagaimana terumus dalam pernyataan "Dayak dan Kalimantan menjadi modal dan model bagi pembangunan Negara Kesatuan RI".
Penulisan kronik ini, antara lain dijiwai oleh pandangan masa depan sebagai visi serta semangat para tokoh pendiri dan pemimpin provinsi-provinsi di masa awal pendirian sejumlah provinsi di Kalimantan. Sebagaimana terumus dalam pernyataan "Dayak dan Kalimantan menjadi modal dan model bagi pembangunan Negara Kesatuan RI".
Penulisan kronik ini, antara lain dijiwai oleh pandangan masa depan sebagai visi serta semangat para tokoh pendiri dan pemimpin provinsi-provinsi di masa awal pendirian sejumlah provinsi di Kalimantan. Sebagaimana terumus dalam pernyataan "Dayak dan Kalimantan menjadi modal dan model bagi pembangunan Negara Kesatuan RI".