JA : al-Ushuliyah bayna al-gharhi ; Bibl. hlm. 100-102 ; Ind. hlm. 103-105 Istilah fundamentalisme sering dikaitkan dengan sikap ekstrem, stagnasi, konservatif, dan menolak kemajuan, sehingga banyak orang menghindarinya. Apakah benar demikian makna fundamentalisme? Dr. Muhammad Imarah mengungkapkan bahwa istilah fundamentalisme tidak dikenal dalam pemikiran Arab dan Islam. Ia merupakan…
Pemikiran Islam metodologis yang berpotensi strategis dan produktif yang diekspresikan dalam buku ini. Kehadiran buku ini, disemangati keinginan memberikan terobosan baru dalam ranah pemikiran Islam baik dari segi substansi model pemikiran yang ditawarkan maupun persepsi positif masyarakat yang berlanjut hingga melakukan respon-implementatif, yakni berupa praktek dalam kehidupan sehari-hari. Ol…
pembicaraan mengenai Pemikiran Sufistik Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, penulis merang-kum suatu simpulan yang merupakan tinjauan secara selintas dari hal-hal yang sudah dibahas sebelumnya, yaitu sebagai berikut: Pada masa al-Banjari nampaknya sudah ada tiga macam ajaran tentang ketuhanan. Pertama, ajaran ketuhanan dalam ilmu Ushuluddin yang tidak mengakui adanya Tuhan selain Allah dan selal…
Buku ini menganalisis empat visi pendidikan - Akademi Cendekiawan, Efisien- si Sosial, Berpusat Pebelajar, dan Rekonstruksi Sosial - yang membuat para pembaca mampu melakukan refleksi terhadap keyakinan pendidikan mereka sendiri dan memberi kesempatan mereka berinteraksi secara lebih produktif dengan para pendidik lain yang mungkin memiliki keyakinan pendidikan yang berbeda. Fitur Penting Bu…
Istilah "Khawarij" atau "kaum Khariji" tidaklah asing di kalangan kaum Muslim. Namun, hingga saat ini, hampir tak ada buku yang membahasnya secara khusus dan rinci, apa-lagi dalam bahasa kita. Tangkapan utuh tentang Khawarij, karenanya, sukar terbentuk. Buku ini muncul untuk mengisi kekosongan itu. Lewat buku ini, Dr. 'Amir al-Najjar mengemukakan hasil kajiannya tentang kaum Khawarij, suatu …
Bibliografi: hlm. 253 Buku ini bertujuan menjelaskan beberapa hal penting. Pertama, menjelaskan sejarah dan akar historis munculnya pedagogi kritis. Kedua, menjelaskan dinamika dan perkembangannya. Ketiga mendiskusikan peta pemikiran pedagogi kritis yang membahas pemikiran tokoh-tokoh pedagogi kritis mulai dari Paulo Freire, John Dewey, Ivan Illich, Mazhab Frankfurt (Theodore Adorno, Herbert…
Sebuah kebudayan atau peradaban memiliki sejarah tersendiri untuk bangkit sdan berkembang. Akan tetapi, suatu peradaban tidak mungkin lahir dan berkembang tanpa bersentuh dengan kebudayaan lain dan saling meminjam. Proses pinjam-meminjam antar Kebudayaan hanya bisa terjadi jika masing-masing kebudayaan memiliki mekanisme sendiri-sendiri. Pada umumnya, sarjana Barat modern membagi sejarah Bar…