Cerpen-cerpen Hajriansyah masih menyisakan aroma tanah, percakapan yang intim, keakraban alam dan kebersahajaan kampung halaman. Sebaliknya, di beebrapa cerpennya yang lain, ia mencoba membuat jarak dengan segala sumber harmoni itu; dan berhasil mengaduk-aduk suasana lewat percakapan batin yang berbau filosofis, pergulatan eksistensial serta kegelisahan personal tokoh-tokohnya. Di tangan penuliā¦
bibl. 220-223
Buku ini mengungkap secara objektif Ahmadiyah seba- gai pemikiran dan gerakan dalam konteks perkembang- an gerakan Islam secara keseluruhan di Indonesia. Buku ini tidak dimaksudkan untuk mendukung atau menolak pihak-pihak yang pro dan kontra, melainkan untuk mendudukkan secara proporsional pemikiran dan ge- rakan Ahmadiyah dalam peta pemikiran dan gerakan keislaman di Indonesia.