Buku ini menawarkan suatu kritik kebudayaan berlandaskan pemikiran Al-Attas mengenai tasawuf dan tragedi, yang berbeda dari (meski bisa beririsan dengan) tradisi kritik kebudayaan di Barat seperti Kulturkritik atau Cultural Studies. Untuk mencapainya, pemikiran Al-Attas tentang kebudayaan Islam dan Barat dalam Karya-karyanya sejak tahun 1970-an akan dieksplisitkan.
Bibliografi: hlm 165-174
Sepintas kritik sanad sudah cukup untuk menilai sahih tidaknva sebuah hadis, sebab periwayatan seorang periwayat tsiqah dari periwayat tsiqah lainnya, yakni dari awal sampai akhir sanad, mengandung arti bahwa kita mempercayai kesahihan riwayat para periwayat tsiqah itu. Jika tidak demikian, maka penilaian tsiqah terhadap para periwayat tidak ada artinya. Kritik sanad memang cukup. tetapi b…
teribitan tidak lengkap: halaman sebelum xvii tidak ada Buku Hadis di Mata Orientalis, adalah buku penting bagi para pengkaji Ilmu hadis khususnya dan kaum muslim umumnya, yang tertarik pada bagaimana bangunan hadis secara umum (yang merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur'an) dikritik dan "dibongkar" habis-habisan oleh dua orientalis terkemuka, Ignaz Goldziher dan Joseph Schacht.…
Bibliografi: hlm. 335 - 347 Indeks: hlm. 349 - 353 Ahmad Sahidah, menulis buku ini, mewakili resepsi Izutsu di Indonesia dan Malaysia. Buku ini adalah edisi Indonesia dari disertasinya, yang edisi Melayu-nya terbit di USM (2014). Karya ini merefleksikan salah satu contoh resepsi positif terhadap warisan ilmiah Toshiko Izutsu di Asia Tenggara. Dalam buku ini, Sahidah menggali pandangan Izuts…
Bibliografi: hlm 249-261
Judul asli: As-Sunnah An-Nabawiyyah: Baina Ahl, Al-Fiqh wa Ahl Al-Hadits Indeks: hlm. 211 - 215 Buku yang dalam edisi bahasa Arabnya telah mendapat sambutan berturut-turut (Januari - Mei 1989) ini, adalah buku yang mencoba mempertanyakan hadis-hadis Nabi saw. yang termuat dalam kitab-kitab Hadis Sahih. Benarkah Nabi saw. mengucapkan hadis-hadis berikut: "Orang mati diazab karena ratapan kel…
Judul asli: Jawahir al-Quran Bibliografi : hal. 325.