Brand equity UIN Antasari (Studi tentang kekuatan brand UIN Antasari)
PTKIN berada pada pasar perguruan tinggi yang ketat. Calon mahasiswa dihadapkan dengan banyak pilihan perguruan tinggi yang beragam. Bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), atau swasta (PTKIS) hal itu merupakan tantangan yang harus dicermati karena akan berdampak pada rendahnya peminat. Selain itu, peminat yang memilih PTKI hanya calon mahasiswa yang tidak berhasil lulus seleksi di perguruan tinggi lain. Pada satu sisi, PTKIN tidak akan kehilangan peminat selama masih ada orang yang ingin kuliah, tetapi di sisi lain PTKIN harus mengembangkan diri agar bisa bersaing dengan perguruan tinggi lain, PTKI atau perguruan tinggi umum.
Terkait dengan hal itu, dalam pendekatan pemasaran jasa pendidikan, hanya PTKI yang memiliki brand equity yang kuatlah yang akan menjadi pilihan mayoritas lulusan SMA/MA. Penelitian ini memaparkan dan menganalisis tentang bagaimana brand equity (kekuatan merk) UIN Antasari sehingga dapat dijadikan dasar untuk merencanakan strategi membangun brand UIN Antasari. Brand yang kuat akan memberikan dampak terhadap kualitas dan kuantitas peminat UIN Antasari.
Pada sisi lain, kuatnya brand UIN Antasari bukan hanya terkait dengan upaya meningkatkan input mahasiswa, akan tetapi huga dapat berdampak pada penghargaan dan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dihasilkan oleh UIN Antasari, baik lulusan dan juga produk ilmiah.
Tidak tersedia versi lain