Rakyat kecil, Islam dan politik
Ada situasi yang bersifat struktural, yang membuat kalangan bawah itu tetap miskin dan kian miskin. Sementara di ranah politik tingkat nasional, Islam kian mendapatkan tempatnya yang signifikan, sekaligus juga ambivalen.
Pada masa senjakala Orde Baru, Islam menjadi kartu penting yang diperebutkan. Negara melalui lembaga seperti Majlis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, dan organisasi Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) berusaha mengkooptasi dan menjadikan Islam sebagai legitimasi kekuasaannya, tetapi para aktivis, cendikiawan, dan jurnalis mencoba melawan di seberangnya. Tarik-ulur ini berlangsung hingga sekarang dan sekaligus menjadi titik masuk memahami fenomena agama (Islam) dalam kekuasaan politik sesudahnya.
Tidak tersedia versi lain