Text
HERMAN JOHANNES TOKOH YANG KONSISTEN DALAM SIKAP DAN PERBUATAN
Penampilan fisiknya sama sekali tidak mengesankan, terlebih tatkala memasuki usia senja. la malahan lebih sering nampak rapuh. Namun di balik ini semua, Prof. Dr. Ir. Herman Johannes menyimpan potensi dahsyat. Sebagai se orang pendidik dia melakukan tugasnya secara paripurna. Tidak hanya sekedar sebagai guru atau dosen biasa yang tekun memberikan pelajaran kepada para murid dan maha-siswanya. Karena begitu panggilan revolusi datang, selain menyiapkan amunisi dan alat peledak, Johannes segera ter-jun langsung bergerilya, memanggul senjata dan menghancurkan jembatan darat serta kereta api antara Solo sampai Yogyakarta. Sebagai seorang mayor, Johannes diperintahkan oleh Ko- mandan Resimen XXII Letkol Soeharto, merancang peng- hancuran jembatan Sungai Progo, Yogyakarta, sebelum datangnya serbuan pasukan Belanda. Sebagai seorang mahaguru Universitas Gadjah Mada, Johannes ditunjuk oleh Presiden Soeharto menjadi anggota Komisi Empat. Semua tugas yang dibebankan kepada pria kelahiran Pulau Rote NTT ini selalu dikerjakan dengan tuntas. Bahkan ke- tika sudah memasuki masa pensiun pun, Johannes tetap konsisten memilih sikap, satunya kata dan perbuatan, la selalu tampil menyuarakan kebenaran. Baik ketika menghadapi kontrak karya konsesi tambang minyak, krisis energi, pembabatan hutan, meluasnya korupsi dan juga masalah persetujuan Timor
Tidak tersedia versi lain