Text
Ulama perempuan ideologi Patriarki dan penulisan Kitab Kuning: studi peran Fatimah binti Abdul Wahab Bugis dalam penulisan kitab Parukunan Melayu
Bibliografi : hlm. 173-180 Studi tentang "ulama perempuan" dalam sejarah Islam masih sangat langka, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di wilayah-wilayah muslim lainnya, seperti Arabia, Asia Barat, Afrika, Afrika Utara, dan Anak Benua India. Meski studi tentang perempuan dan gender belakangan ini terus menemukan momentumnya, namun perhatian hampir tidak pernah diberikan kepada sejarah sosialintelektual ulama perempuan. Asumsi awal yang digenggam oleh banyak sarjana dan peneliti bahwa hal itu merupakan salah satu bukti tentang tidak signifikannya kaum perempuan dalam tradisi keulamaan atau bahkan dunia keilmuan pada umumnya.
Peran Fatimah binti Abdul Wahab Bugis dalam penulisan kitab kuning (Parukunan Melayu) sungguh menarik untuk diteliti. Apalagi belakangan karya itu dicetak atas nama seorang ulama laki-laki (Mufti Jamaluddin), sehingga peran Fatimah sendiri masih terkubur bagaikan "mutiara yang hilang" di tengah arus sejarah. Dengan kata lain, kontribusi Fatimah tetap menjadi "misteri" yang perlu digali dan diangkat dari puing-puing kesejarahannya.
Tidak tersedia versi lain