Text
Kunang-kunang dan Bidadari: Kumpulan Cinta'tuk Bunda
Bunda,
Aku tak bisa membayangkan hari pertama turun dari alam ruh. Tuhan menitipkanku di gua gartamu. Tak bisa kubayangkan ketika berumur sedetik, dua detik, enam puluh detik, dua menit, tiga jam, sehari, seminggu, sebulan. hingga berbulan-bulan. Di mana kau membawaku ke mana pergi.ngilu saat menendang-nendang.
Ajaibl Kau menyambut semesta dengan sabar dan suka cita yang dalam, "Ini anugerah termahal dari Maharahman," ucapmu pada semesta alam. Sama sekali kau tak peduli monster kematian yang memayungimu sejak awal hadirku dan detik-detik kontraksi. Saat pekik pertamaku menembus seluruh mata angin dunia, kau tersenyum. Mengapa kau tersenyum, Bunda? Bukankah kau kesakitan? Aku tel berutang nyawa padamu. Hanya surga yang pantas bagimu.
Ibu akan selalu ada di hati setiap anak-anaknya. Ia adalah sekolah pertama sekaligus teladan yang selalu dicintai. Dalam buku ini, Forum Lingkar P (FLP) Jepang mencurahkan cerita cerita pendek seputar wanita terkasih dalam hidup mereka: Ibu.
Tidak tersedia versi lain