Suatu malam, aku didorong jatuh dari tebing. Untungnya aku selamat. Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin, aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa saja. Tubuhku berganti dengan sosok pemuda tampan yang tadinya hendak menolongku. Dengan tubuh baruku, aku bertekad mencari pembunuhku. Tersangkanya, teman sekelas. Total 35 orang. Salah satunya adalah pembunuhku.
Judul asli: Min akhtha' az-zaujat min akhta' al-azwaj Sebuah buku yang istimewa! Diperuntukkan bagi para suami dan istri sebagai bekal untuk memperbaiki diri, demi tercapainya hubungan yang harmonis dalam kehidupan rumah tangga. Para suami dan istri bisa menjadikan buku ini sebagai “cermin” untuk mengaca diri dan mengintrospeksi diri, terhadap berbagai kesalahan yang pernah ia lakukan dala…
Bicara Islamisasi ilmu pengetahuan, tidak bisa lepas dari dua nama, Ziauddin Sardar dan Ismail Raji Al-Faruqi. Buku ini memperkenalkan sosok Al-Faruqi dalam soal-soal keislaman dan kebangkitan umat Islam. Serta pandangannya mengenai politik Islam dan tata dunia Islam. Dia juga menguraikan pembahasan landasan filosofis dan metodologi Islamisasi ilmu pengetahuan.
Indeks : hlm 210-213 Dalam buku ini Roger Simon Mendeskripsikan kembali secara sistematis dan mudah dipahami gagasan-gagasan politik Gramsci, ia kemudian membahas tema-tema tentang konsep Gramsci tentang hegemoni, hubungan kekuatan, mempertahankan hegemoni, nasional-kerakyatan, revolusi pasif, ideologi, masyarakat sipil, negara dan watak keku-asaan, gerakan dewan pabrik, intelektual dan pa…
Dalam buku Psikologi Sufi (Fajar Pustaka: 1998), kita telah mengetahui konsep dan pandangan Islam mengenai jiwa manusia dan perkembangannya, sebagaimana yang terungkap dari ajaran tokoh sufi. Ada tiga elemen di dalam jiwa manusia yang bersifat fitrah, dan berinteraksi terus menerus dalam kehidupan diri seseorang. Pertama, adalah Ruh, substansi suci yang mendorong ke arah Tuhan dan kebaikan; ked…
Indeks: 523 hlm - 533 hlm
Bibliografi : 243 - 246 hlm. Sesudah revolusi industry 4.0 yang terfokus kepada teknologi yang serba otomatisasi dan efisiensi, sekarang umat manusia menapaki era 5.0 yang memosisikan manusia sebagai pusat utamanya. Konsep inti era 5.0 adalah mengukuhkan peran utama manusia, sedangkan teknologi mutakhir berfungsi kolaborasi sebagai pendukung ide, percepatan eksekusi, serta perluasan ekspansi…